0

Peristiwa - Peristiwa Penting pada Bulan Ramadhan

Labels:

1 Ramadhan 587 H
 
Shalahuddin Al Ayyubi Menghancurkan dan Menguasai kota 'Asqalan yang merupakan pintu masuk menuju kota al-Quds
"Demi Allah, sesungguhnya penghancuran benteng di 'Asqalan lebih aku sukai walaupun aku harus kehilangan seluruh anakku. Sebab, penguasaan 'Askalan adalah demi kemaslahatan Islam dan kaum Muslim."


6 Ramadhan 223 H

Al-Mu'tasim Billah, seorang khalifah 'Abasiyah, mengepung kota Amuriyah yang merupakan benteng pertahanan terkuat Kerajaan Bizantium di Asia kecil. Usaha beliau berhasil dengan ditaklukannya kota tersebut.


17 Ramadhan 2 H

Perang Badar al-Kubra.
Perang “hidup-mati” antara kaum muslimin dengan orang-orang kafir Quraisy.

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ إِنْ تُهْلِكَ هَذِهِ الْعِصَابَةَ لَنْ تُعْبَدَ بِكَ مِنْ بَعْدِهَا فِي الأَرْضِ أَبَدًا. الَلَّهُمَّ نَصْرُكَ المُؤَزَّرِ. 

Ya Allah, sesungguhnya Engkau, jika Engkau hancurkan kelompok sisa (jamaah)  ini, maka setelah itu Engkau tidak akan lagi disembah  di muka bumi untuk selamanya. Ya Allah, pertolongan-Mu yang meneguhkan


21 Ramadhan 8 H

Futuh Makkah (Penaklukan Makkah). Rasulullah saw. keluar dari Madinah tanggal 10 Ramadhan bersama 10.000 pasukan kaum muslimin dan dalam keadaan berpuasa. Rasulullah saw. dan pasukannya berbuka di suatu tempat yang disebut Mukadid (antara daerah Asfan dan Amjad). Setelah penaklukan Makkah secara damai, Rasulullah saw. tinggal di kota itu selama 15 malam dengan melakukan shalat qashar. Penaklukan dan penguasaan ini tidak disertai dengan pembantaian atau bentuk balas dendam lainnya.


23 Ramadhan 1270 H

Pada hari ini kekuatan militer Rusia di bawah pimpinan Marsyal Bernes menghentikan kepungannya terhadap kota Selestriya yang terletak di wilayah Crimea. Pengepungan yang terjadi selama 35 hari ini tidak membawa dampak yang berarti bagi kekuatan Khalifah Utsmaniyah, walaupun kekuatan militer Rusia mencapai 60 ribuan, sementara tentara Utsmaniyah hanya berjumlah 15 ribu orang.

25 Ramadhan 658 H

Terjadi Perang Ain Jalut antara kaum Muslim dan Tartar. Perang ini merupakan perang besar dalam sejarah Islam. Dalam perang ini, Tartar mampu menguasai banyak daerah Islam dan menjatuhkan Khilafah Abbasiah. Mereka juga berhasil membunuh Khalifah Mu'tashim Billah di Baghdad pada tahun 656 H / 1256 M. Ekspansi Tartar meluas sampai wilayah Gaza di bawah pimpinan Hulagu. Kemudian Hulagu mengirim kurir untuk meminta kepada Sultan Mamluki "Quds" agar tunduk di bawah kekuasaan Tartar. Permintaan ini ditolak oleh Sultan Quds karena menunjukan kehinaan dan kelemahan. Lalu beliau memutuskan untuk menghadapi Tartar dalam pererangan. Selanjutnya, pada hari Jumat tanggal 25 Ramadhan 658 H bertepatan dengan 6 September 1260 M bertemulah dua pasukan besar di wilayah Ain Jalut. Peperangan ini akhirnya berakhir dengan kemenangan kaum Muslim.


28 Ramadhan 92 H

Kaum Muslim di bawah pimpinan panglima Thariq bin Ziad membuka Andalusia (Spanyol). Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Futuh Andalusia. Thariq bin Ziyad menyeberangi selat antara Afrika dan Eropa atas perintah Musa bin Nushair, penguasa Islam kala itu. Ketika pasukan Islam sudah sampai di seberang, diperintahkannya agar kapal-kapal perang Islam dibakar.

“Kita datang ke sini tidak untuk kembali. Kita hanya punya dua pilihan, menaklukkan negeri ini dan menetap di sini serta mengembangkan Islam, atau kita semua binasa (syahid)”



Wassalam





 


 

0 comments:

Posting Komentar